Tag Archives: Ciri-Ciri Orgasme

Mengenali Ciri-Ciri Orgasme Pada Wanita

Dalam aktivitas seksual, pria dan wanita memiliki beberapa perbedaan. Demikian pula ketika perempuan orgasme, tidak seperti pria. Mengenali ciri-ciri orgasme pada wanita, yang pria harus tahu supaya biasa memuaskan pasangannya.

Mengenali Ciri-Ciri Orgasme Pada Wanita

Orgasme adalah ketika seseorang mencapai klimaks atau puncak dari aktivitas seksual. Ada dua organ seks pada wanita yang sering disebut sebagai pusat orgasme, yaitu G-spot dan klitoris. Keduanya sangat sensitif karena memiliki banyak periferal saraf. Jika G-spotnya terletak di dinding di atas vagina, klitoris adalah bagian yang berada atas bagian luar vagina.

Mengenali Ciri-Ciri Orgasme Pada Wanita

Berikut ini adalah tanda untuk mengenali ciri-ciri orgasme pada wanita:

Denyut jantung meningkat, tekanan darah dan pernapasan

Orgasme dapat memicu pernapasan wanita menjadi tampak terengah-engah. Diikuti dengan ketegangan otot dan pembuluh darah yang membesar. Tidak jarang, kondisi ini diikuti oleh gerakan refleks yang mencengkeram tangan dan kaki.

Baca juga: Dampak Negatif Karena Terlalu Sering Berhubungan Seks

Puting payudara yang menegang

Tidak hanya di sekitar oragan intim perempuan saja, Mengenali ciri-ciri orgasme pada wanita juga dapat dilihat dari puting yang menegang. Areola atau bagian yang gelap di sekitar puting ini juga terlihat semakin melebar selama orgasme.

Wajah yang memerah

Kemerahan pada wajah ketika orgasme terjadi karena aliran darah yang meningkat. Pada kenyataannya, peningkatan ini tidak hanya merah di bagian wajah saja, tetapi juga di beberapa bagian tubuh lain.

Kontraksi otot-otot di sekitar organ seks

Ketika seorang wanita orgasme, maka akan terjadi kontraksi otot-otot sekitar panggul. Kontraksi juga terjadi pada otot-otot rahim. wanita juga akan merasa dinding vagina yang berdenyut, dengan intensitas yang berbeda tergantung pada setiap wanita.

Aksi refleks

Orgasme yang dikendalikan oleh sistem saraf otonom, selalu mengakibatkan refleks. Sebagai contoh, kejang otot di bagian-bagian tertentu dari tubuh, munculnya gerakan tertentu, dan mengeluarkan suara secara tidak sadar.

Sensasi lepas kendali

Saraf tidak hanya mengirim sinyal rasa menyenangkan saat aktivitas seksual dimulai. Namun, orgasme yang dapat menyebabkan otak kehilangan kendali sejenak. Hal ini karena bagian otak, tidak lagi bekerja sejenak ketika orgasme, dan menyebabkan sensasi lepas kendali.

Tubuh menjadi rileks

Beberapa hormon yang diproduksi oleh tubuh, termasuk endorfin dan prolaktin akan dilepaskan oleh tubuh setelah orgasme. Pelepasan hormon ini akan membuatnya merasa tenang, sama seperti pria setelah mengalami ejakulasi.

Ada juga oxytosin yang akan memnuhi otak setelah orgasme, sehingga memicu perasaan romantis wanita terhadap pasangan. Oleh karena itu, banyak wanita ingin dipeluk atau bercengkrama setelah orgasme. Sementara itu, efek oxytosin pada pria tidak terlalu besar, karena tingkat testoteronnya yang lebih tinggi.

Mengenali ciri-ciri orgasme pada wanita ini penting diketahui oleh pria untuk untuk mempertahankan kehidupan rumah tangga yang harmonis. Jika terjadi gangguan orgasme, berkomunikasilah dengan pasangan atau berkonsultasi dengan ahli kesehatan bila diperlukan.